Profil
· A. PROFIL
· B. VISI,MISI,MOTTO
· C. STRUKTUR
· D.SARANA/PRASARANA
· E. PROSEDUR
· F. PROGRAM LAYANAN
· G. PEKERJA SOSIAL
· H. PENYULUH SOSIAL
· I.REHABLITASI SOSIAL
· J.ADVOKASI SOSIAL
· K. OUTREACHER (TRC)
· L. KONTAK

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

PSTW Gau Mabaji Gowa: Go Green

Cari pada Topik Ini:   
[ Kembali ke Halaman Depan | Pilih Topik Baru ]

Mencermati Kode Wadah Plastik
Dikirim oleh bambangth pada Selasa, 27 September 2011 (2473 kali dibaca)
Go Green menulis "

 Semua orang pasti mengetahui plastik, namun tahukah anda plastik jenis apa yang baik untuk menyimpan makanan? 

Plastik merupakan produk polimer yang dibuat dengan zat kimia, yang pada dasarnya harus dijauhkan dari makanan, karena dapat menyebabkan makanan tercemar sehingga tidak aman untuk dikonsumsi. 

Pada dasarnya semua produsen telah mencantumkan petunjuk penggunaan plastik yang akan digunakan. Petunjuk ini terdiri dari tanda panah dan nomor. Anda dapat membalik wadah plastik anda, dan akan anda temukan tanda panah yang menunjukkan apakah wadah plastik dapat didaur ulang atau tidak, dan carilah angka yang akan menunjukkan zat kimia yang dikandung wadah plastik. 

 

"

(selengkapnya... | 4650 byte lagi | komentar? | Nilai: 5)

Cara Bijak Menggunakan Pendingin Udara
Dikirim oleh bambangth pada Senin, 26 September 2011 (1703 kali dibaca)
Go Green menulis "

 Kearifan dalam menggunakan pendingin udara, merupakan hal yang langka saat ini. Orang-orang menjadi egois dengan menggunakan pendingin udara semau mereka karena kondisi suhu udara diluar ruangan semakin panas.

Faktanya suhu udara mengalami kecenderungan semakin meningkat akibat pemanasan global. Namun tahukah anda bahwa perilaku dan sikap kitalah yang sebenarnya berperan dalam peningkatan suhu udara saat ini ? salah satunya dengan penggunaan pendingin udara AC yang didalamnya terdapat Freon yang merusak ozon. Selain itu, dengan menggunakan AC yang tidak efisien, kita telah memperberat beban lingkungan dengan menciptakan polusi udara, karena sumber energi listrik yang kita peroleh saat ini berasal dari pembangkit listrik tenaga diesel. 

Ternyata sikap yang arif dalam menggunakan teknologi tidak selalu sejalan dengan tingginya tingkat pendidikan seseorang, bahkan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang semakin menjadi-jadi sikap dan perilakunya dalam mengeksploitasi lingkungan.
Saya yakin tidak semua berbuat bodoh seperti itu, tapi pertanyaannya adalah apakah kita termasuk orang yang egois, bodoh, katro, atau termasuk dalam kelompok orang-orang yang berwawasan lingkungan, intelek dan visioner yang memikirkan masa depan lingkungan dan anak cucu kita? 
 
Jawabannya lihat saja sikap kita dalam menggunakan teknologi, khususnya untuk yang satu ini adalah penggunaan pendingin udara AC.
 
Dibawah ini adalah tips menggunakan pendingin udara untuk mengurangi pemanasan global.
  •  Sesuaikan suhu AC berkaitan dengan udara diluar, daripada mempertahankan AC pada suhu yang sama setiap hari. Kita akan merasa dingin, dan akan menghemat 3 persen biaya energi untuk setiap penambahan derajat.
  • Gunakan kipas angin yang ditempelkan dilangit-langit ruangan atau kipas biasa. Penggunaan kipas akan membuat suhuh lebih dingin beberapa derajat.
  • Untuk alasan yang sama jauhkan lampu-lampu dan berbagai peralatan yang menghasilkan panas dari unit AC.
  • Matikan lampu ketika tidak dibutuhkan karena berguna untuk mengurangi panas.
  • Bersihkan atau periksa saringan sebulan sekali. Sebagian saringan dapat dibuang sebagian dapat dikeluarkan untuk dicuci atau bersihkan dengan alat penghisap debu. jagalah bagian luar unit ac agar bebas dari debu - setiap penumpukan debu dapat menghalangi aliran udara dan membuat unit kurang efisien.
  • Pilihlah suhu tertinggi atau setting cool/cooler/coolest yang membuat nyaman. Pilihlah recirculate dihari hari lebih panas. kebanyakan ac menarik masuk udara dari luar. tetapi dihari yang panas, mensirkulasi udara kembali udara dingin yang ada didalam rumah akan menghemat energi. 
 
Sumber : Misty mcNally - Green Living Guide
 

 

"

(selengkapnya... | 1 komentar | Nilai: 0)

Social Support For The Elderly
Dikirim oleh bambangth pada Senin, 29 Maret 2010 (1590 kali dibaca)
Go Greenbambangth08 menulis "

After someone be include to the aged period, the social support from others become worth and increase life more peaceful. But it doesn’t mean with those social support the aged become silent, quit, composed and just sitting in the bed. To keep the health, physic also mental, the aged precisely should do several useful activities for the aged lives. The aged should not pretend serve from others (Sidiarto Kusumoputro: 2002). That’s will emerge several diseases and suffers, until can create the aged fast to past away. In addition to keep the age have activities the social support was needed. Social support was needed for the aged as long the aged still understood the meaning of social support as support for the lives.
But, in aged life, we often face situation that not all of the aged was able to understood the social support, even though the aged have receive social support, the aged still shows the unsatisfied, present by complaining, disappointed, anger etc.
In this case, understanding from provider about availability and adequacy for the aged was needed, and then avoid the mistake and inappropriate understanding about social support.
If the aged with several reasons was not longer able to understand the meaning of social support, and then the needs was not only social support but social care completely. If social care was not held, and then the aged will neglected in the lives.

 

"

(selengkapnya... | 4414 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

Manajemen Kasus
Dikirim oleh bambangth pada Senin, 29 Maret 2010 (2588 kali dibaca)
Go Greenbambangth08 menulis "

 Case Management (Manajemen Kasus)

Dengan perkembangan berbagai jenis layanan dan metode yang disediakan oleh pekerja social dan lembaga-lembaga social, manajemen kasus tidak lagi menjadi sebuah bagian dari sebuah pelayanan yang asing namun menjadi sebuah pelayanan yang independen atau dapat dikatakan sebagai layanan utama.
 

"

(selengkapnya... | 3050 byte lagi | 1 komentar | Nilai: 0)

MISPERCEPTION ABOUT SOCIAL WORKER
Dikirim oleh bambangth pada Rabu, 10 Maret 2010 (2349 kali dibaca)
Go Greenyulisya menulis "

MISPERCEPTION ABOUT SOCIAL WORKER

(Yuli Syafitri/10032010/Rumah Dinas)

Pertama kali bekerja di panti, pimpinan berkata "semua orang di panti ini adalah pekerja sosial,baik yang berkerja di belakang meja di bagian tata usaha hingga bagian pelayanan yakni rehabilitasi sosial dan fungsional pekerja sosial". Mulanya tidak setuju dengan pendapat tersebut, karena pekerja sosial adalah sebuah profesi yang memiliki kode etik dan tentu saja memiliki tiga batang tubuh yang terdiri dari nilai/attitude, pengetahuan, dan keterampilan yang menjadikan pekerja sosial sebagai profesi.
Namun setelah dipikir-pikir, saya kira bolehlah semua orang pegawai dipanti sebagai pekerja sosial, demi kepentingan yang terbaik bagi klien.

Kemarin sore, sebelum saya pulang, Kasubbag TU menunjukkan sebuah buku yang ternyata adalah profile kementerian. Ada visi dari salah satu eselon yang menarik perhatian saya, yakni visi Direktorat Jenderal Pelayanan Rehabilitasi Sosial yang notabenenya adalah induk semang dari semua panti. Visinya adalah Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial adalah tanggung jawab bersama.
Setelah membaca visi dan misi dari profil Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, saya harus kembali menarik pernyataan saya bahwa semua orang pegawai dipanti adalah pekerja sosial. Pernyataan yang benar adalah kegiatan pelayanan dan operasional adalah tanggung jawab bersama.

Logikanya:
Lulusan sekolah pekerjaan Sosial adalah pekerja sosial.
Orang yang lulus sertifikasi fungsional pekerja sosial kementerian Sosial adalah pekerja sosial.

dengan demikian, pegawai yang bukan atau belum mengikuti sertifikasi bukanlah seorang pekerja sosial.

contoh :Apakah seorang ahli komputer yang bekerja sesuai dengan latar belakang ilmunya karena bekerja di dalam panti disebut seorang pekerja sosial? Padahal skills, attitude, dan knowledge tentang pekerjaan sosial pun tidak tahu.

Didalam profesi pekerja sosial kita mengenal dengan yang disebut paraprofesional, yang artinya pekerja sosial yang memiliki keahlian lain diluar pekerja sosial. Contoh mudahnya, seorang lawyer yang kemudian mengambil pelatihan dan sertifikasi pekerja sosial dapat dikatakan sebagai seorang paraprofesional karena dirinya memiliki keahlian sebagai ahli hukum dan pekerja sosial.

Saya kira sudah cukup dengan pernyataan "semua adalah pekerja sosial", katakanlah dengan sebenarnya bahwa "pelayanan adalah tanggung jawab bersama".
 

"

(selengkapnya... | 5 komentar | Nilai: 5)

Pencarian



RSS Feed




·301 Moved Permanently


View All Feeds


Webmail
Webmail Login

Intranet Dashboard
Intranet Dashboard

Survey
bagaimana pendapat kamu mengenai website ini ?

Wow, Amazing !
Keren banget
Okelah ...
Biasa saja
jelek



Hasil
Polling

Pemilih: 0
Komentar: 0

Artikel Sebelumnya
Selasa, Desember 08
· SEKURITAS SOSIAL TRADISIONAL BAGI LANJUT USIA PADA MASYARAKAT BUGIS DI PEDESAAN

Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa
Kementerian Sosial RI Admin Web 2013 - Andisnebo