Profil
· A. PROFIL
· B. VISI,MISI,MOTTO
· C. STRUKTUR
· D.SARANA/PRASARANA
· E. PROSEDUR
· F. PROGRAM LAYANAN
· G. PEKERJA SOSIAL
· H. PENYULUH SOSIAL
· I.REHABLITASI SOSIAL
· J.ADVOKASI SOSIAL
· K. OUTREACHER (TRC)
· L. KONTAK

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

PSTW Gau Mabaji Gowa: Manajemen

Cari pada Topik Ini:   
[ Kembali ke Halaman Depan | Pilih Topik Baru ]

Bee Your Best : Karakter Pegawai Negeri Sipil
Dikirim oleh bambangth pada Jumat, 30 September 2011 (1695 kali dibaca)
Manajemen menulis "

Membangun Karakter Pegawai Negeri Sipil yang Jujur, Bertanggung Jawab, smart worker, loyal terhadap pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Hal ini disebabkan tidak semua lembaga memiliki standard karakter yang harus dimiliki setiap pegawai. 

Ditambah lagi berbagai masalah internal, seperti kualitas pimpinan yang buruk yang hanya memikirkan jabatan dan pencitraan dirinya, sistem dan prosedur kerja yang tumpang tindih, tidak bernilainya visi dan misi lembaga, dan budaya kerja yang tidak baik yang dibiarkan saja .

Akibatnya perbaikan sistem dan prosedur kerja tidak pernah menjadi perhatian penting, pembentukan sikap dan budaya kerja terlupakan. Pembentukan karakter yang baik bagi pegawai ditinggalkan, dan hasilnya adalah pegawai-pegawai yang tidak pernah memberikan yang terbaik untuk lembaga. Sikap pegawai yang kurang baik mendominasi budaya kerja lembaga. Tidak heran, pegawai bersikap saling menjatuhkan, suka menjilat, merasa dirinya paling hebat, sulit untuk bekerja sama dalam kebaikan, tidak berani mengatakan kebenaran, membiarkan pimpinan berbuat yang tidak baik, tidak jujur, korup, melakukan kolusi dan nepotisme. 

"

(selengkapnya... | 5270 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

Team Work - Kerjasama Tim
Dikirim oleh bambangth pada Kamis, 29 September 2011 (5054 kali dibaca)
Manajemensucipto menulis "

Pendapat para ahli mengatakan bahwa “setiap manusia dilahirkan dengan tingkat kecerdasan bawaan yang sama, dan bahwa kemampuan lebih merupakan pencarian atau pembelajaran ketimbang bawaan”.

Berdasarkan asumsi tersebut sebuah organisasi apapun nama dan bentuknya hendaknya menjadi wadah pengembangan manusia dengan baik, organisasi harus menjadi wadah yang adil memberikan kesempatan untuk mendapatkan pembelajaran yang sama (equality of opportunity) baik secara kualitas maupun kuantitas bagi setiap individu dalam struktur tim tersebut.

Success cannot be spelled without you !
Berangkat dari kalimat ini apakah kita sudah sadar bahwa setiap individu punya peranan masing-masing dalam mencapai suatu tujuan, semua pihak harus berperan aktif, bahkan dari tingkat yang paling tinggi sampai yang paling rendah. Untuk itu sangat perlu adanya kerjasama.

Berbagai alasan untuk bekerjasama dalam sebuah  atau berbagai organisasi yang banyak dikemukakan oleh kita antara lain :
-    Kerja sama antar pribadi menghasilkan kinerja yang unggul
-    Disini dipenuhi orang dengan karakter dan kompetensi yang berbeda
-    Kita dalam satu aliran
-    Kita memiliki tujuan akhir yang sama
Dan lain sebagainya, dan bisa ditarik kesimpulan bahwa kerja sama antar pribadi dengan karakter dan kompetensi yang berbeda dalam satu kelompok yang memiliki tujuan akhir yang sama sehingga menghasilkan kinerja yang unggul

Tapi ingat ! Kerjasama tidak bisa diartikan bekerja bersama-sama !


3 Unsur yang sangat berpengaruh terhadap kerjasama :

1.Kedewasaan individu
Gambaran umum mengenai kedewasaan individu :
-Bekerja menurut gambaran pekerjaan yang diberikan, artinya kita memerlukan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya
-Tingkat keperdulian yang tinggi artinya mau membantu yang lain
-Tanggung jawab yang tinggi pada setiap individu
-Proaktif artinya senantiasa mengambil inisiatif tetapi sebelumnya juga harus memahami dengan jeli permasalahan yang dihadapinya dengan kacamata nilai yang akurat, dan tidak semata mengikuti perasaan

2.Sinergi, Skill yang berbeda dan saling menunjang

Gambaran umum mengenai Sinergi, artinya saling melengkapi  dan interaksi dari dua individu atau lebih atau kekuatan yang menunjukan kombinasi tenaga mereka melebihi jumlah tenaga individu mereka.
Sinergi adalah [ 1+ 1 = 2 ], yaitu bahwa hasil tim jauh lebih baik daripada jumlah bagiannya (anggota individual), manfaatnya anggota tim dapat saling mengenal dan saling percaya, sehingga mereka dapat saling membantu, kerja sama tim dapat menyebabkan komunikasi terbina dengan baik.
-Sinergi merupakan daya kerja tim untuk menyatukan tenaga individu, untuk menutup keterbatasan individu, supaya sasaran yang lebih banyak dan lebih besar dapat di capai.
-Mau berbagi. Ingat, kita akan semakin diperkaya bila mau berbagi.
-Pemikiran dua orang atau lebih cenderung lebih baik daripada pemikiran satu orang saja.

3.Koordinasi & komunikasi
Gambaran umum kordinasi dan komunikasi adalah
-Adanya pembagian beban kerja yang seimbang.
-Unsur penugasan dari atasan ke bawahan yang jelas.
-Adanya penjabaran tugas dan tanggung  jawab yang jelas untuk tiap individu.

Kepemimpinan dalam Kerjasama
Sistem Demokrasi menjadi sangat popular di negara-negara di dunia masa sekarang. Zaman sudah berubah sekarang dimanapun sepertinya tidak berlaku lagi sebuah kepemimpinan dengan model dictatorship. Negara kita juga sudah sangat pengalaman akan hal ini, walaupun dulu dikemas dengan bungkus berbagai macam istilah seperti demokrasi terpimpin, demokrasi total, dan lain sebagainya tetapi ini hanya sebuah istilah saja yang sebenarnya saat itu kita dipimpin oleh seorang “diktator”. Hasilnya memang tidak selalu jelek, rakyat bisa aman, ada pembangunan, dan lain-lain. Tetapi jika ini kelamaan ada ekses-ekses yang buruk diantaranya korupsi pada kelompok-kelompok yang dekat dengan penguasa, penyalahgunaan kekuasaan dan berbagai akibat lain.

Pemimpin yang kita butuhkan adalah sebuah Kepemimpinan Tim, bukan "one man show leadership". Kita harus cermat memilih orang dengan kepemimpinan tim mana yang paling menjanjikan.

mampukah dia? layakkah dia? pintarkah dia?

Kita butuh pemimipin yang mampu bekerjasama yang kemudian memberikan pembagian beban kerja yang seimbang, yang mampu menjabarkan tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk tiap individu, sinergi, saling melengkapi, proaktif, bertanggung jawab.

Jika kita sedang ke arah itu dan sedang dalam proses, maka sebuah tim bisa digambarkan sebagai seorang ibu yang sedang sakit beranak dan menunggu kelahiran,  maka jangan terlalu suka mengecam jika masih terjadi hal yang tidak cocok. Menyembuhkan sebuah tim yang sedang sakit parah memerlukan waktu.

Kepemimpinan yang efektif memerlukan pembinaan kesepakatan umum (consensus building) dan penggalangan dukungan seluas mungkin terhadap kebijakannya. Inilah kehebatan hasil kerja team work (kerjasama tim).

Satu cerita seribu motivasi

Sebagai penutup dari artikel pendek ini adalah sebuah cerita untuk mengilustrasikan bahwa secara sederhana kunci dari kekuatan Tim, jika masing-masing anggota Tim benar-benar saling percaya dan saling menghargai dalam kerja Tim.

“ Seorang Petani yang merasa prihatin dengan Kelima anaknya yang terus menerus saling bertengkar. Tidak ada kepercayaan atas Persaudaraan, tidak ada penghargaan atas Persaudaraan, hanya berkelahi, bertengkar, saling ejek. Akhirnya, Petani itu memanggil anaknya berkumpul bersama melingkarinya. Ditengah-tengah lingkaran ia melempar seikat lidi yang sudah diikat kuat dengan dua tali. Kemudian ia menunjukkan sekeping koin yang masih berkilau “ini kepingan emas milik ibumu nilainya sekitar 100 juta” katanya, “ Akan menjadi milik salah satu diantara kamu yang sanggup mematahkan ikatan lidi menjadi dua bagian”.
Kelima anaknya saling memandang satu sama lain, kemudian masing-masing anak mencoba  mematahkan ikatan lidi dengan cara mematahkan melalui kekuatan pada lututnya, menginjak, membanting, tapi semua cara ternyata sia-sia. Ikatan lidi tersebut ternyata “Tidak dapat dipatahkan” akhirnya mereka mengeluh. Namun Petani berujar “Bisa saya patahkan” dengan sambil mengantongi kepingan koin emasnya. Kemudian ia menekuk dan melepas tali pertama sehingga lidi mulai terurai.
Petani memegang ujung lidi tercerai berai dengan mengambil sebatang lidi diantaranya lalu dengan mudah mematahkannya, dan menyerahkan kepada anak pertama. Ia lalu melanjutkan dengan mematahkan lidi yang lain dan menyerahkan pada anak Kedua dan seterusnya sampai anak yang Kelima. Kemudian ia memunggut tali yang semula menyatukan lidi itu.
Petani menjelaskan “ Tali ini disebut PENGHARGAAN”  katanya “Dan tali yang ini KEPERCAYAAN “, dengan dua kekuatan yang menyatukan kalian semua, tidak ada musuh yang dapat mematahkan atau mengalahkan kalian jika bersatu. Tetapi jika kalian saling bertengkar dan bermusuhan, kalian mengalahkan diri kalian sendiri.”
Demikian wejangan Petani kepada Kelima anaknya.

Semoga Bermanfaat*

"

(selengkapnya... | 7955 byte lagi | 2 komentar | Nilai: 0)

Arsip dalam Segudang Nilainya
Dikirim oleh bambangth pada Kamis, 29 September 2011 (2817 kali dibaca)
Manajemensucipto menulis "

Banyak orang mengatakan arsip itu penting, akan tetapi sampai sejauh mana dapat memahami bahwa arsip itu benar-benar penting, inilah yang perlu dipertanyakan. Terserah bagaimana orang menafsirkan arti dan pentingnya arsip, tetapi yang jelas arsip berfungsi :

  • sebagai sumber data dan informasi organisasi
  • sebagai bahan bukti yang otentik
  • sebagai bahan dasar perencanaan dan membuat keputusan dalam pelaksanaan pembangunan
  • untuk mendudukan sejarah perjuangan bangsa dengan tepat dan benar
  • untuk mendasari kegiatan ilmiah lainnya

Kekacauan arsip di kantor-kantor pemerintah sebagaimana yang kita lihat saat ini, nampaknya belum mendapat perhatian yang serius. Hal ini jelas kita lihat menumpuknya arsip di unit-unit kerja. Ruangan yang dirancang dalam arsitektur modern dan dibangun dengan biaya yang cukup mahal, dalam waktu sekejap telah berubah wajah menjadi ruang penumpukan kertas yang menyesakkan nafas dan pandangan.
Anehnya, bila arsip telah menjadi penghalang keleluasaan gerak, orang tidak segan-segan pula memusnahkan arsip tersebut baik dengan membakar atau cara lainnya tanpa memperhatikan nilai gunanya, padahal semua orang mengetahui bahwa keselamatan arsip baik fisik maupun isinya dilindungi oleh undang-undang.
Beberapa undang-undang dan peraturan di negara kita memberi perlindungan arsip yang cukup baik secara fisik maupun isi, hilang, bocor dan pemilikan secara tidak sah. Beberapa ketentuan tentang itu dapat kita lihat antara lain:

  • hukuman kurungan setinggi-tingginya 2 bulan bagi para pejabat/pegawai yang sudah berhenti bekerja tanpa izin memiliki, menyimpan arsip/surat-surat dinas yang bukan haknya (Pasal 554 KUHP);
  • hukuman penjara setinggi-tingginya 5 tahun 6 bulan bagi barang siapa yang menggelapkan atau menghilangkan arsip, surat-surat atau daftar untuk pembuktian (Pasal 417 KUHP);
  • hukuman selama-lamanya 10 tahun penjara, bagi barang siapa yang dengan sengaja dan dengan melawan hukum memiliki arsip negara dalam rangka kegiatan pemerintahan (Pasal 11 ayat 1 Undang-undang nomor 7 tahun 1971);
  • hukuman seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara, bagi barang siapa yang menyimpan arsip dengan senganja memberitahukan hal-hal tentang isi naskah itu, sedangkan ia diwajibkan merahasiakannya (Pasal 11 ayat 2 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1971).


Nilai Arsip
Nilai informasi yang terkandung dalam arsip tidak selalu permanen, tetapi nilai itu akan terus menurun dan pada saat tertentu bisa hilang, apabila tidak diperlukan lagi oleh organisasi penerima atau penciptanya. Arsip dalam periode dinamis ini mengandung nilai primer. Dalam nilai primer arsip ini mengandung pula beberapa nilai sesuai dengan kegunaannya, antara lain nilai administrasi, nilai hukum, nilai keuangan dan ilmiah.
Walaupun nilai arsip dalam periode ini akan mencapai titik akhir kegunaan, namun tidaklah berarti tidak berguna lagi. Nilai arsip itu akan berubah fungsi dan peranannya, tidak lagi untuk kepentingan pelaksanaan tugas sehari-hari organisasi penciptanya, tetapi berguna untuk kepentingan pihak lain, misalnya kepentingan sejarah dan penelitian.
Untuk menilai arsip bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah, karena untuk itu diperlukan kemampuan penalaran dan keahlian untuk menyerap dan menangkap berbagai kegunaan arsip dan fungsinya dalam berbagai kepentingan kegunaannya baik di waktu sekarang maupun yang akan datang.
Penilaian arsip tersebut sangat bergantung kepada:

  • kemampuan pengertian dan pemahaman terhadap cara dan bagaimana kegiatan instansi itu terekam dalam arsip-arsipnya.
  • Pengertian dan kesadaran akan fungsi dan kegunaan arsip sebagai bahan informasi, bukti dan pertanggungjawaban Nasional.
  • Kemampuan penalaran terhadap kegunaan arsip di masa sekarang (masa aktifnya) atau masa yang akan datang.


Penilaian arsip tidak dapat dilakukan secara mekanis karena tidak ada alat ukur yang pasti untuk itu, syarat mutlak yang diperlukan adalah kemampuan penalaran. Petugas arsip harus mampu menilai sejauhmana arsip itu diperlukan untuk kepentingan kerja dan sejauhmana arsip itu diperlukan untuk masa yang akan datang. Arsip tentang sesuatu masalah yang dianggap kecil saat ini, mungkin akan menjadi sumber informasi yang sangat berharga berpuluh-puluh atas beratus-ratus tahun yang akan datang, dan sebaliknya, arsip tentang sesuatu masalah yang dianggap besar saat ini, bisa tidak berarti apa-apa untuk masa yang akan datang. Demikian pula petugas arsip harus mampu menilai ketertutupan pada arsip, karena bocornya sesuatu informasi dapat menggagalkan berbagai macam kepentingan dan kegiatan.
Mengenai kebenaran adanya anggapan bahwa pengelola arsip cukup ditangani tenaga yang berpendidikan rendah dan keengganan orang-orang bekerja di bidang kearsipan, jawabnya kami serahkan kepada ………………..?

Arsip  yang bernilai guna
Arsip dan perpustakaan merupakan lembaga atau institusi memori yang berfungsi sebagai dokumentator kejadian di dunia ini. Oleh karena itu, arsip sangat terkait dengan pembentukan manajemen pengetahuan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya mengadopsi dasar-dasar teori kearsipan dalam memecahkan persoalan seputar informasi.
Perlunya langkah positif dan antisipatif yang erat kaitannya dengan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman. "Arsip ini mengandung nilai yang sangat berharga”, mencakup :

1. Bernilai guna administrasi,
Arsip / dokumen hasil kegiatan ketatausahaan kantor yang berupa kegiatan atau proses organisasi dalam mencapai tujuannya seperti pengumpulan pengelolaan, penggandaan, penyaluran dan penyimpanan yang mencakup ketentuan atau kebijakan yang dikeluarkan pimpinan organisasi, prosedur atau metode kerja, program kerja, rencana induk pengembangan organisasi, petunjuk pelaksanaan tugas (juklak), uraian tugas pegawai, dan lain-lain.

2. Bernilai dukung keputusan,
Arsip / dokumen sebagai latar belakang dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, setiap pimpinan struktural selalu melibatkan referensi arsip / dokumen dalam proses penentuan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh kantor kita merupakan pelaksanaan rangkaian program yang saling berkaitan antar program terdahulu dalam arsip / dokumen, program sekarang dan program yang akan datang.

3. Bernilai keuangan,
Setiap instansi pemerintah wajib mempertanggungjawabkan setiap kegiatan yang dananya
bersumber dari uang negara yang digunakan untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan
arsip yang berhubungan dengan atau berisi tentang masalah keuangan misalnya : Kuitansi pembayaran, Surat pertanggungjawaban (SPJ), Surat perintah membayar (SPM), Surat perintah menerima uang, Laporan keuangan, Berita acara penerimaan barang, dan lain-lain.

4. Bernilai ilmiah,
Arsip/dokumen mempunyai nilai sangat penting dalam mendukung berhasilnya kegiatan
penelitian khususnya dalam rangka penyediaan data, fakta dan informasi yang relevan dengan
obyek penelitian. Arsip yang dipergunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian. Misalnya : Hasil karya ilmiah para ahli/cendekia, Laporan-laporan hasil penelitian ilmiah oleh para ahli/peneliti.


5. Bernilai pembuktian dalam hukum,
Arsip / dokumen mempunyai nilai yang sangat diperlukan dalam upaya melengkapi alat bukti utama dalam proses peradilan. 

  • Arsip yang mengandung peraturan-peraturan dan ketentuan yang berlaku oleh dan untuk orang banyak, seperti: Peraturan-peraturan yang berkenaan dengan penuntutan perkara; Peraturan-peraturan yang mengatur perniagaan jual beli dan lain-lain; Peraturan-peraturan dan ketentuan yang berkenaan dengan hak, kewajiban dan warga negara; Peraturan-peraturan dan ketentuan mengenai hukuman; Peraturan-peraturan dan ketentuan mengenai susunan tugas dan lainnya yang bersifat kenegaraan; Segala undang-undang, peraturan dan ketentuan yang harus ditaati.
  • Arsip yang digunakan sebagai alat atau bahan pembuktian dalam suatu kejadian hukum, contohnya: Akte Jual Beli, Akte pendirian yayasan/panti, organisasi, Surat wasiat, Surat kontrak/perjanjian, Surat kuasa, Kuitansi, Berita acara, dan lain-lain
  • Segala keputusan (perimbangan) yang ditentukan oleh hakim dalam pengadilan.


6. Bernilai informasi,
Arsip / dokumen memiliki nilai bahan informasi atau pemberitahuan. Contoh arsip bernilai informasi misalnya pengumuman hari libur, pemberitahuan apel bendera, penerimaan pegawai baru, kartu/surat undangan.

7. Bernilai budaya dan nilai sejarah.
Arsip / dokumen mempunyai nilai sangat penting dalam penulisan sejarah agar dapat lebih
mendekati kebenaran dan dapat dipercaya.

  • Arsip yang menggambarkan kejadian atau peristiwa di masa lampau, seperti: laporan tahunan, notulen/risalah rapat; sejarah berdirinya suatu perusahaan, buku peringatan, gambar atau foto terjadinya suatu peristiwa.
  • Arsip yang dapat mengingatkan kembali terjadinya suatu peristiwa, misalnya: Monumen atau bangunan tempat terjadinya suatu peristiwa, Naskah-naskah, Surat Perintah Insidental, dsb.

Dengan demikian mari kita mulai dari unit yang kecil ini dalam upaya penyelamatan, pengamanan, pengelolaan, dan penanganaan arsip dalam kerangka pencapaian ketatausahaan yang berkualitas, tentunya dengan pengembangan SDM yang kompeten, pengadaan sarana dan prasarana yang memadai atas dasar kepentingan kegunaannya baik di waktu sekarang maupun yang akan datang.
 

"

(selengkapnya... | 10238 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

OASE : Keberanian Dalam Kesabaran
Dikirim oleh bambangth pada Senin, 02 Mei 2011 (1130 kali dibaca)
Manajemensyamsuddingido menulis "

Penulis : SYAMSUDDIN. SST.MA

Pikiran kita kadang terlalu canggih sehingga sering kali tersesat dalam kenaifan. Milikilah kesabaran, karena kesabaran sejatinya adalah Keberanian, yakni keberanian untuk memperkecil bahkan mematikan peluang kegagalan dan mempercepat kebahagiaan. Kesabaran adalah imunitas terhadap gangguan yang menyesatkan.

"

(selengkapnya... | 7398 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

Tuntunan Bekerja Dalam Islam
Dikirim oleh samaya pada Selasa, 01 Maret 2011 (1262 kali dibaca)
Manajemenbambangth08 menulis "

 Disadur dari : HALAL dan HARAM dalam ISLAM, oleh DR. Yusuf Qardhawi.

 

Seorang muslim boleh bekerja mencari rezki dengan jalan menjadi pegawai baik swasta maupun pegawai negeri, selama dia mampu memikul pekerjaannya dan dapat melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Akan tetapi, seorang muslim tidak boleh mencalonkan dirinya untuk suatu pekerjaan yang bukan ahlinya.

Hadits Riwayat Muslim, "Hai Abu Dzar! Engkau orang lemah, kekuasaan adalah suatu amanat dan kelak pada hari kiamat akan menyusahkan dan menyesakkan, kecuali orang yang dapat menguasainya karena haknya dan melaksanakan apa yang menjadi tugasnya".

Menjadi seorang muslim tidak perlu ambisi pada kedudukan atau jabatan yang besar dan berusaha dibelakang kedudukan itu sekalipun memiliki kemampuan. 

Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim. " Hai Abdurrahman! Janganlah kamu meminta kekuasaan karena kalai engkau diberinya, padahal engkai tidak meminta, maka kamu akan diberi pertolongan, tetapi jika kamu diberinya itu lantaran meminta, maka engkau akan dibebaninya".

"

(selengkapnya... | 2578 byte lagi | 1 komentar | Nilai: 0)

Pencarian



RSS Feed




·301 Moved Permanently


View All Feeds


Webmail
Webmail Login

Intranet Dashboard
Intranet Dashboard

Survey
bagaimana pendapat kamu mengenai website ini ?

Wow, Amazing !
Keren banget
Okelah ...
Biasa saja
jelek



Hasil
Polling

Pemilih: 0
Komentar: 0

Artikel Sebelumnya
Senin, Maret 29
· Karakteristik Profesi Pekerja Sosial (Bag.1)
Jumat, Maret 12
· PUSAT PELAYANAN TRAUMA LANJUT USIA

Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa
Kementerian Sosial RI Admin Web 2013 - Andisnebo