Profil
· A. PROFIL
· B. VISI,MISI,MOTTO
· C. STRUKTUR
· D.SARANA/PRASARANA
· E. PROSEDUR
· F. PROGRAM LAYANAN
· G. PEKERJA SOSIAL
· H. PENYULUH SOSIAL
· I.REHABLITASI SOSIAL
· J.ADVOKASI SOSIAL
· K. OUTREACHER (TRC)
· L. KONTAK

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

Liputan: Pusat Penanganan Trauma Lanjut Usia (PPTLU) Tahun 2013
Dikirim oleh andisnebo pada Sabtu, 04 Mei 2013 (1852 kali dibaca)
Berita UPT

Salah satu bukti keberhasilan pembangunan nasional utamanya di bidang kesehatan adalah meningkatnya usia harapan hidup yang mana ditandai dengan meningkatnya pula penduduk lanjut usia dari tahun ke tahun.

Dengan adanya peningkatan penduduk lanjut usia tersebut, oleh Kementerian Sosial RI melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Gau Mabaji Gowa melaksanakan kegiatan pelayanan dan rehabilitasi sosial lanjut usia. yang salah satu  program kegiatannya adalah Pusat Penanganan Trauma Lanjut Usia (PPTLU).

Pusat Penanganan Trauma Lanjut Usia (PPTLU) merupakan model yang dikembangkan dalam sistem pelayanan sosial lanjut usia , khususnya bagi lanjut usia dalam keadaan darurat seperti korban tindak kekerasan atau perlakuan salah, korban bencana, terlantar dan bermasalah dengan hukum serta masalah lainnya. Model ini dilaksanakan secara terpadu dan konfrehensif dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan lanjut usia.

PPTLU ini merupakan tahun ke empat program penanganan trauma lanjut usia yang setiap tahunnya membutuhkan pembenahan untuk mencapai pelayanan yang maksimal. Penanganan terhadap lanjut usia bukan untuk mencegah proses penuaan, tetapi mengarahkan agar lanjut usia dapat menikmati masa tua dengan kualitas sesuai kondisi usianya. Pola penanganan yang diberikan harus dari berbagai aspek yang terkait dengan lanjut usia, seperti fisik, psikologis, sosial dan spiritual.

Aspek fisik yang ditandai dengan melemahnya fungsi otak dan sistem saraf, panca indera (melihat, mendengar, merasa, mencium, mengecap), sistem peredaran darah, sistem pernapasan, dan seksualitas. Masalah kesehatan utama pada masa lanjut usia ialah munculnya penyakit degeneratif (penyakit yang diakibatkan oleh proses penuaan) yang dicirikan oleh gejala yang perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat terlihat dari kemandirian lanjut usia tersebut dalam kegiatan kehidupan sehari-harinya. Selanjutnya perubahan sistem organ tubuh secara fisik maupun fungsional, lanjut usia menjadi rentan terhadap kekurangan gizi dibandingkan kelompok usia lebih muda, disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan termasuk pengunyahan serta gangguan kejiwaan seperti depresi sehingga lanjut usia enggan makan.

Aspek psikologis dapat dilihat dari adanya: perasaan sedih atau gembira (tanpa sebab yang jelas), perasaan tertekan, perasaan takut, perasaan cemas, perasaan curiga, keinginan melakukan kegiatan (motivasi) yang menurun (apatis), kepribadian, rasa percaya diri yang menurun.

Aspek sosial adalah kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan, mengikuti pertemuan, rekreasi, dan sebagainya. Selain itu, aspek lokasi, lingkungan, budaya, pekerjaan, status perkawinan, pendidikan, dan jumlah anggota keluarga perlu diperhatikan dalam memahami lanjut usia.

Aspek spiritual berkaitan dengan penyerahan diri lanjut usia terhadap Sang Pencipta, lanjut usia dianggap telah memiliki kematangan diri sehubungan dengan keberadaannya terhadap lingkungan sekitarnya.

Target calon klien untuk tahun 2013 sebanyak 20 orang dan dalam hal ini diutamakan klien yang mengalami tindak kekerasan baik secara fisik maupun psikis, sementara jangkauan pelayanan yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.  



(selengkapnya... | 5132 byte lagi | 1 komentar | Nilai: 0)

Liputan: Upacara Kesadaran Nasional
Dikirim oleh andisnebo pada Jumat, 03 Mei 2013 (1289 kali dibaca)
Berita UPT

Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan setiap bulan tanggal 17. Upacara ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada bangsa, meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja pegawai agar dapat bekerja secara profesional.

       

Hal ini pun di lakukan di PSTW Gau mabaji Gowa Sulawesi Selatan dibawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Udan Suheli, AKS, M.Pd selaku Kepala Panti bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam amanahnya menjelaskan tentang pentingnya kedisiplinan serta melaksanakan tugas dan fungsi dengan penuh kesadaran dan bertanggung jawab. Selain itu dalam upacara tersebut dirangkaikan dengan pemberian SK kenaikan pangkat kepada pegawai yang bersangkutan.

Selain dihadiri oleh para pegawai PSTW “Gau Mabaji Gowa” upacara ini juga mengikut sertakan para mahasiswa  yang sedang melakukan praktek gerontik di tempat ini.



(komentar? | Nilai: 0)

Liputan: Bimbingan Mental Spiritual Klien Lanjut Usia di PSTW Gau Mabaji
Dikirim oleh adminweb pada Kamis, 08 November 2012 (2700 kali dibaca)
Berita UPT menulis "

Gowa, PSTW Gau Mabaji --->Bimbingan Mental dan Spiritual memperbanyak kegiatan yang bersifat kerohanian seperti melaksanakan tuntunan shalat, tuntunan mengaji, dan lain sebagainya sebagai amalan akhirat.

 

Kegiatan ada yang dilakukan di aula Panti Sosial Tresna Werdha “Gau Mabaji” Gowa dan juga ada di lakukan di Masjid Baitul Rahim yang berada dalam kompleks Panti.

"Agenda kita selama bulan ini untuk kegiatan keagamaan sudah tersusun, bukan hanya kegiatan rutin seperti pengajian dan shalat berjamaah saja, tetapi juga akan diisi dengan peringatan keagamaan dan kegiatan yang lain" kata Pembimbing Mental Spiritual di PSTW Gau Mabaji Gowa, Citra Agus Amitra, S.Sos.I (31/10/2012).

Meskipun setiap hari kegiatan keagaman secara langsung dilaksanakan sendiri oleh setiap orang akan tetapi para klien/lanjut usia setiap hari Jum’at mengikuti kegiatan bimbingan mulai dengan tuntunan mengenal huruf hijaiyyah secara utuh, tuntunan mengerti tadjwid dan tadarus Alquran mulai pukul 09.30 s/d 11.00 Wita dan pada saat Shalat Zhuhur akan diisi dengan salat berjamaah dan langsung disambung dengan Tausiyah, bertempat di Masjid Baitul Rahim.

Kemudian juga biasanya ada penerimaan dan penyaluran makanan dan snack untuk klien/lanjut usia yang mengikuti kegiatan tersebut.

*S.Cipto

"

(komentar? | Nilai: 0)

Pencarian



RSS Feed




·301 Moved Permanently


View All Feeds


Webmail
Webmail Login

Intranet Dashboard
Intranet Dashboard

Survey
bagaimana pendapat kamu mengenai website ini ?

Wow, Amazing !
Keren banget
Okelah ...
Biasa saja
jelek



Hasil
Polling

Pemilih: 0
Komentar: 0

Artikel Sebelumnya
Blok ini kosong.

Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa
Kementerian Sosial RI Admin Web 2013 - Andisnebo